-->
Asal Ajakan Uang Panai

Asal Ajakan Uang Panai

Asal undangan uang panai semenjak dulu berlaku pada laki-laki untuk sebagai salah satu syarat untuk menikahi atau melamar perempuan idamannya. Namun, terkadang uang panai ini sanggup menjadi beban bagi para pria.  Wah berat juga ya😌😌. "Uang panai" Atau uang mempelai perempuan yang diberikan oleh laki-laki merupakan salah satu tradisi Bugis-makasar tepatnya di provinsi Sulawesi Selatan.


Pasalnya, uang panai meruapakan sebagai salah satu syarat sopan santun untuk membiayai pesta perkawinan untuk mempelai perempuan yang sanggup dibilang tergolong sangatlah mahal guys tergantung status dari si mempelai wanitanya. Tapi kalian para laki-laki yang mungkin pengen menikahi atau melamar perempuan Bugis tidak usah khawatir alasannya yaitu tidak semua calon mempelai perempuan akan meminta uang panai hingga ratusan juta kok☺☺ palingan miliaran πŸ˜…. Haha bercanda kok.

 Asal undangan uang panai semenjak dulu berlaku pada laki-laki untuk sebagai salah satu syarat untuk m Asal undangan uang panai

Asal undangan uang panai

Asal undangan uang panai yaitu bersumber dari zaman penjajahan belamda. Dimana pada kala itu orang-orang Belanda menikahi perempuan Bugis dengan seenaknya saja, sesudah menikah, ia menikahi perempuan lain yang lebih bagus dari istrinya. Budaya ini pada alhasil membekas di Bugis sesudah Indonesia merdeka dan menjadi kepercayaan bagi cowok Indonesia untuk melaksanakan hal yang sama menyerupai orang-orang Belanda. 

Budaya ini berubah semenjak dahulu ada seorang cowok yang ingin melamar perempuan bangsawan. Tentu saja, sang keluarga menolak lamaran tersebut alasannya yaitu menganggap bahwa cowok tersebut merendahkan mereka. Pada akhirnya, sang keluarga menunjukkan syarat apabila ingin menikahi anaknya Sang cowok harus menuhin beberapa syarat yang sudah ditentukan. Karena syarat yang diberikan terlalu berat, ia pun pergi berkelana untuk memenuhi syarat tersebut demi Sang pujaan hati. Waww romantis sekali😍

Baca juga: isu perihal pemekaran pulau kabaena

Jika syarat-syarat diatas tidak sanggup dipenuhi, secara otomatis ijab kabul akan dibatalkan dan biasanya kedua calon mempelai ini akan mendapat beberapa cibiran dari masyarakat. Maka dari itu proses pelajaran juga tidak sebarangan harus dipikirkan matang-matang semoga kedepannya tidak fatal.

Pelajaran bagi kaum Adam (kaum pria) 

Pelajaran buat kalian semua dan saya khususnya sebagai kaum Adam yaitu jangan pernah sakiti perempuan alasannya yaitu perempuan itu sangat mahal untuk disakiti. Apalagi kalian mendapat istri-istri dengan hasil jerih payah kalian, maka kalian akan berpikir beberapa kali untuk menyakiti dan menghianati istri-istri kalian. Jadi, mahalnya mahar perempuan Bugis bukan menyerupai halnya barang yang diperjual belikan, tetapi sebagai penghargaan buat kaum hawa alasannya yaitu perempuan itu sangat istimewa. Unch unch jangan baper yaaπŸ˜…πŸ˜…

Baca juga: uniknya tarian tradisional kabaena

Sayangilah istri kalian menyerupai halnya kalian mencintai ibu kalian. Jika ibu kalian disakiti, apakah yang anda akan lakukan?  Maka menyerupai itulah selayaknya kalian apabila istri-istri kalian disakiti. Karena sebesar apapun kesalahan istri, seorang suami tidak berhak memukul apalagi melukainya. Pulangkan saja beliau kepada orang bau tanah mereka alasannya yaitu itu lebih baik.

Jadilah suami yang baik. Dan kalian juga sebagai kaum hawa hargai penghargaan pria. Jangan sesekali menjadi PELAKOR apalagi berusah selingkuh. Salam JOLANG☺

Baca juga: