-->
Uniknya Tradisi Masyarakat Muna

Uniknya Tradisi Masyarakat Muna

Uniknya tradisi masyarakat muna dapat dilihat dari  beberapa budaya maupun tradisi yang dimiliki oleh masyarakat ini. Tradisi atau kebiasaan ialah suatu kebiasaan yang sering dilakukan oleh masyarakat atau generasi tempo dulu yang kemudian kebiasaan itu dilakukan atau dibawa dari turun temurun baik dari tulisan, verbal maupun tindakan. 

Uniknya tradisi masyarakat muna adalah suatu kebanggan dan kelebihan bagi masyarakat itu sendiri. Pasalnya, apabila tradisi atau kebiasaan masyarakat semakin unik, maka masyarakat tersebut akan terkenal dan selalu disorot oleh info maupun media umum baik nasional maupun internasional. Suku Muna merupakan suku orisinil dari Sulawesi Tenggara yang mendiami sebagian besar Pulau Muna dan bab sekitarnya. Dengan ciri khas warna kulit coklat dan rambut ikal menimbulkan suku Muna gampang dikenali.

 Uniknya tradisi masyarakat muna dapat dilihat dari Uniknya Tradisi Masyarakat Muna

Beberapa Tradisi Unik Masyarakat Muna

Masyarakat muna banyak mempunyai beberapa tradisi yang sangat unik dan sangat bersejarah. Masyarakat muna sangat menjunjung tinggi tradisi maupun budaya yang dimilikinya. adapun beberapa uniknya tradisi masyarakat muna tersebut ialah sebagai berikut:

1. Tari Ewawuna

Uniknya tradisi masyarakat muna dapat kita lihat dari tari ewawuna. Tari ini merupakan salah satu permainan tradisional khas muna, sulawesi tenggara. Ewa Wuna sendiri merupakan seni bela diri bagi masyarakat Muna dengan memakai alat, yaitu Lolabi atau keris. Dimana pada zaman dahulu Ewawuna telah dipelajari oleh masyarakat ini sebagai salah satu pertahanan atau santunan diri  buat melindungi kerajaan. Pada dikala ini tradisi tersebut sangat terkenal dan sangat disenangi oleh para-para turis.

2. Tari Karia

Upacara atau tradisi karia merupakan tradisi yang sangat penting dalam rangka upacara-upacara etika disepanjang hidup individu pada masyarakat Muna. Upacara karia merupakan upacara inisiasi yang dilakukan kepada setiap perempuan yang memasuki usia dewasa. Menurut pemahaman Masyarakat Muna, bahwa seorang perempuan dilarang menikah bila belum melalui proses upacara Karia. Jika dilanggar, akan merasa tersisih dan akan dikucilkan dalam masyarakatnya. 

3. Kapogira Adhara (adu kuda) 

Kapogira adhara ialah salah satu pertunjukan budaya di daerah Kabupaten Muna maupun Kabupaten Muna Barat dimana seorang pawang kuda membawa dua ekor kuda jantan semoga saling beradu kekuatan / berkelahi memperebutkan seekor kuda betina. Pertunjukan ini telah ada semenjak ratusan tahun yang kemudian dan di buktikan dengan adanya lukisan-lukisan purbakala pada dinding gua Situs Peninggalan Purbakala Liang Kobori dan Metanduno. Pertunjukan budaya ini merupkan salah satu simbol Kabupaten Muna dan digambarkan pada Lambang kawasan dikala ini, sebagai simbol kekuatan masyarakat Muna.

Atraksi ini ialah peninggalan raja-raja Muna. Awalnya pertunjukan sabung kuda ini dimaksudkan sebagai penghormatan raja kepada tamu-tamu penting yang tiba dari Pulau Jawa atau kawasan lain. Sekarang, atraksi ini secara rutin digelar bertepatan pada hari-hari besar. Makna Pogeraha Adara mencerminkan kekuatan dan keuletan dalam melakukan kiprah yang diamanatkan sekalipun harus

Baca juga: